Rahasia membuat wanita orgasme dalam 11 menit Yang Mana Bosnya
Des 25

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan Subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu.
Juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.

Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya….
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama.
Dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu.
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya.

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku.
Dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH

Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA…
Siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani
Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai Masjid, dan berperilaku buruk.
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja?

Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.

Salam Tonjok

S E T A N

written by PrabuMahaAnu \\ tags: , ,

One Response to “Surat dari Setan”

  1. Thio Says:

    Sesatkah si Setan, atau Manusia yang tak bertanggung jawab yang menyalahkan setan?
    Setan nya dimana, bos?
    Bukankah kita sering menjadi setan dalam kurun waktu tertentu dan berganti menjadi malaikat dalam waktu yang tertentu juga?
    Kasihan si Setan yang jadi kam….bing. guling yang hitam….
    Semua dari buah pikiran kita sendiri. Peace Bro.

Leave a Reply